ga tau kenapa pikiran q kacau. Apa yang kupikirkan dan apa penyebabnya q ga tau. Sebenarnya q butuh teman. Biasanya q selalu cerita denganmu, tapi kini...
kau ga ada, dah ga perduli lagi dengan q yang masih perduli denganmu.
Q ga tau harus bagaimana..? Semuanya terasa sepi, hampa, gada siapa-siapa.
Gada yang tau kalau hatiku sedang galau. Q hanya bisa melemparkan senyuman, tapi jauh didalam hatiku sebenarnya seperti magma yang membuat gunung berapi ingin meledak.
Waktu rasanya berputar begitu lambat, sedangkan q ingin melewati masa ini dengan cepat.
Q malu malu menyebut nama Tuhan, apalagi memohon kepadanya. Q adalah sampah diantara mahluk-mahluk ciptaan-Nya.
Q ingin berlari dan berteriak sekeras mungkin, tapi semuanya serba terlarang, ruang q untuk itu ga tersedia. Q ibaratnya kuda peliharaan yang dilepas di kandang. Dia punya tenaga untuk lari, tapi ingat, kandang selalu membatasinya. Dan walau seluas apapun kandang, dia tidak akan merasa bebas.
Pikiran q pun terasa terkurung, sehingga imajinasikupun ga bisa berbuat apa-apa.
Malam ga ada bedanya dengan siang, waktu terasa sunggu ga berarti, semuanya sama saja menghujam q. Malam yang dulu jadi sahabatku kini dia pergi seperti siang. Q ga ingin apa-apa? Q ga ingin siapa-siapa, q hanya ingin kamu. Orang yang selalu membuatku senyum walau dalam sedih sekalipun. Bintang akan merasa iri karena masih ada yang jauh lebih terang dihati q dibanding dengannya. Bunga akan merasa cemburu karena ada yang lebih harum dan indah dihatiku.
Agghh...! Lagi-lagi q bermimpi. Itu semuakan ga mungkin terjadi. Q ga ingin menunjukkan begitu besar q merindukanmu.! Tapi q ingin kau mengerti bertapa berartinya hidupku setelah mengenalmu.
Maafkan aku karena memikirkanmu malam ini.
-
Lagi sedih
Rabu, 21 Oktober 2009
di 04.51 |
0 komentar:
Posting Komentar