Rss Feed
  1. Si kembar "takdir dan nasip"

    Selasa, 17 November 2009

    Banyak orang beranggapan bahwa takdir dan nasip adalah satu hal yang sama. Menurut pamdanganku begini, Takdir dan nasib seperti layaknya si kembar, serupa tapi tak sama, dilihat dari kejauhan agak sama, akan tetapi kalau dicerna lebih dalam, semua akan beda. Pertanyaan akan muncul adalah dmana garis yang memisahkannya.? Dalam hadits Nabi dijelaskan yang maknanya kurang lebih seperti ini "nasib seseorang tidak akan berubah kecuali dia sendiri yang merubahnya". Sedangkan takdir itu sudah digariskan sama Yang Maha Kuasa. Inti yang dapat kita garis bawahi adalah takdir tidak dapat dirubah oleh manusia sedangkan nasib sepenuhnya bisa.

    Beberapa hal yang sama dari dua hal tersebut adalah keduanya sama-sama rahasia Ilahi. Menurut saya tidak ada seorang mahlukpun yang bisa mengungkap kedua-duanya, baik manusia sendiri (paranormal) dan bahkan jin sekalipun tidak akan bisa. Mungkin bagi yang percaya ramalan silakan saja, itu semua kembali lagi ke kepercayaan masing-masing.

    Salah satu penyakit terbesar dalam diri kita adalah cepat pasrah dan menganggap semua yang terjadi adalah nasib. Hal ini berlaku apabila kita melihat kesuksesan yang diraih orang-orang disekitar kita. Sebagian mungkin benar, tapi dibelakan sebuah kesuksesan tersimpan rentetan proses yang membutuhkan kucuran tenaga, pikiran dan usaha yang luar biasa. Sebagai contoh kecil, kita bisa baca dari biografi atau autobiografi dari tokoh-tokoh sukses. Jelas mereka akan membutuhkan banyak proses dan waktu untuk menggapai kesuksesan itu.

    Kesimpulannya adalah cermati sebaik mungkin dari pengertian singkat diatas, jangan cepat pasrah pada nasib, karena nasib sangat bergantung pada diri kita sendiri. yang disembunyikan

  2. 0 komentar:

    Posting Komentar